Tampilkan postingan dengan label Meditasi yoga dan Japa Mala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Meditasi yoga dan Japa Mala. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2013

Pengenalan dan Etika Japamala





PENGENALAN DAN ETIKA JAPA MALA


JAPA = mengulang-ulang kata suci atau bertuah atau mantra. Mengulang tersebut dilakukan hanya dalam ingatan (mental) yang disebut manasika japa, dengan berbisik disebut upamsu japa, dengan bersuara yang terdengar maupun keras disebut wacika japa, dan ada juga dilakukan dengan gerakan atau tulisan/gambar.

MALA = rangkaian biji-bijian, batu, permata, mutiara, mute, merjan, spatika, atau butiran yang terbuat dari keramik, gelas, akar lalang, kayu, seperti kayu tulasi tulsi) dan cendana. Kata mala juga padanan kata tasbih dan rosary. Tasbih yang utama adalah tasbih yang terbuat dari rangkaian biji buah rudraksa.

RUDRAKSA= rudra berarti Siwa dan aksa berarti mata, sehingga arti keseluruhannya berarti mata Siwa, yang sejalan dengan mitologinya bahwa di suatu saat air mata Siwa menitik, kemudian tumbuh menjadi pohon rudraksa menyebar di Negeri Bharatawarsa dan sekitarnya, Malaysia bahkan sampai ke Bumi Nusantara, yang popular dengan nama GANITRI atau GENITRI. Dalam bahasa latinnya disebut ELAEOCARPUS GANITRUS. Ada tiga macam jenis ganitri dan 4 jenis agak berlainan yang dinamai KATULAMPA.

RUDRAKSA = adalah buah kesayangan Siwa dan dianggap tinggi kesuciannya. Oleh karena itu rudraksa dipercaya dapat membersihkan dosa dengan melihatnya, bersentuhan, maupun dengan memakainya sebagai sarana japa (Siva Purana). Sebagai sarana japa atau dapat dipakai oleh seluruh lapisan umat atau oleh ke-empat warna umat, maupun oleh pria atau wanita tua ataupun muda.

Rabu, 27 Juni 2012

Tips Meditasi Raja Yoga


Dalam tulisan ini akan dibahas beberapa saran teknis dalam melakukan meditasi bagi para yogi.

1. Pikiran yang melompat kesana-kemari.

Seorang yogi pemula [orang yang baru belajar meditasi] umumnya benci pikiran yang melompat kesana-kemari. Sehingga dalam meditasinya dia "melawan" pikiran yang melompat kesana-kemari tersebut. Karena dalam persepsinya, pikiran yang melompat kesana-kemari adalah salah. SEBENARNYA TIDAK SEPERTI ITU.

Pikiran kita memang punya kecenderungan melompat kesana-kemari. Karena sifat dasar pikiran sebelum kita menjadi "sadar" adalah dia melompat kesana-kemari. Hal ini sama dengan sifat dasar air yang basah, sifat dasar api yang panas atau sifat dasar dari samudera yang bergelombang. Mereka yang menolak / melawan pikiran yang melompat kesana-kemari, sama dengan menolak basahnya air, menolak panasnya api atau menolak gelombang samudera. TIDAK BISA. Semakin kita menolak atau marah dengan pikiran yang melompat kesana-kemari, meditasi kita akan menjadi semakin kacau.

Sehingga, jangan menolak atau melawan pikiran yang melompat kesana-kemari. Karena sifat dasar pikiran sebelum kita "sadar" memang seperti itu : melompat kesana-kemari. Apapun bentuk pikiran yang datang : sadari saja, terima [jangan dilawan / ditolak] dan biarkan dia lewat dengan sendirinya.

Belajar sendiri meditasi [Pranayama Dhyana] di rumah



Di negara-negara barat [eropa dan amerika], yoga dan meditasi setiap tahun tingkat pertumbuhannya pesat sekali. Selain karena pencarian akan makna hidup dan kedamaian bathin, juga karena orang barat mulai sadar akan manfaat yoga dan meditasi yang begitu baik bagi mental dan spiritual. Hal ini mungkin patut dijadikan bahan renungan bagi kita semua, orang barat belajar yoga dan meditasi, tapi sebagian dari kita penganut Hindu malah meninggalkan kekayaan spiritual kita ini. Sehingga ada baiknya, bila ada sebagian dari kita yang belum pernah belajar meditasi, bisa belajar meditasi melalui Rumah Dharma.

Ada banyak sekali tehnik meditasi. Dan meditasi yang akan kita pelajari ini adalah Pranayama Dhyana, salah satu tehnik meditasi tertua di India [sudah ada setidaknya sejak jaman Veda]. Meditasi ini demikian sederhana, sehingga bisa dipelajari sendiri di rumah.

SEBELUM MEDITASI

Sebelum memulai meditasi, ucapkanlah Gayatri Mantra.

Dan kita mulai meditasi dengan suatu tekad, kita meditasi tidak hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga meditasi untuk semua mahluk. Dengan meditasi bathin kita menjadi damai, tenang-seimbang dan bahagia, serta kecenderungan negatif kita seperti kemarahan, kebencian, kesombongan, dll, akan jauh berkurang. Dengan lebih sedikit marah dan benci, kita lebih sedikit melukai hati dan perasaan mahluk lain. Dengan lebih rendah hati, kita bisa menghormati orang lain dan menghormati perbedaan secara lebih baik. Dengan lebih sedikit serakah, kita lebih sedikit membuat orang lain menderita. Dengan lebih tenang-seimbang, kita lebih sedikit membunuh nyamuk dan serangga, dll-nya. Dengan kata lain, kembali ke awal, meditasi kita mulai dengan suatu tekad, kita melaksanakan meditasi tidak hanya untuk diri kita sendiri tapi sekaligus juga untuk semua mahluk.

Pohon Raja Yoga

Dalam buku-buku vedanta, Raja Yoga berarti jalan-jalan meditatif. Dalam bahasa simbolik, disebutkan pohon adalah roh seorang yogi [pertapa]. Sebagai mana yang kita tahu, umumnya pohon selalu tumbuh bergerak mencari cahaya matahari. Begitu pula dengan penekun Raja Yoga, suatu hari seorang penekun Raja Yoga akan menemukan cahaya-Nya. Pohon sebenarnya maupun pohon Raja Yoga, tumbuh dengan indah mulai dari lahan sampai kemudian puncaknya menghasilkan buah. Dan itulah yang akan kita bahas, yaitu : pohon sebagai simbolik perjalanan meditatif.



1. LAHAN POHON Raja Yoga [bagaimana kita mengisi keseharian kita sendiri sehari-hari].

Raja Yoga yang manapun, tidak akan pernah terealisasi sempurna tanpa mempraktekkan Tri Kaya Parisudha [pikiran bersih, perkataan bersih dan perbuatan bersih], Dayadhvam [welas asih] dan Datta [kebaikan] dalam kehidupan kita sehari-hari.

Menjadi baik jauh lebih penting daripada menjadi benar, karena begitu kita serius melakukan kebaikan, kebaikan inilah yang akan membimbing kita menuju kebenaran. Teroris berani membunuh banyak orang karena merasa dirinya benar. Amerika berani menyerang Afganistan dan Irak karena merasa dirinya benar. Hal itu menunjukkan kebenaran sangat sangat berbahaya kalau tidak dibimbing oleh kebaikan. Sebaliknya kebenaran menjadi indah dan bercahaya kalau dia dibimbing oleh kebaikan.

Isilah keseharian kita dengan kebaikan dan welas asih, disertai dengan pikiran bersih, perkataan bersih dan perbuatan bersih. Sebab inilah salah satu rahasia jalan spiritual. Perbaiki diri kita di sektor ini dan kemanapun kita melangkah akan mudah bergetar secara spiritual dan mudah terhubung dengan wilayah-wilayah kemahasucian.

Minggu, 17 Juni 2012

Sekilas Tentang Shakti Yoga

Dalam buku-buku vedanta, Shakti Yoga berarti jalan-jalan pembebasan dengan memanfaatkan shakti [energi suci]. Seluruh jalan Shakti Yoga pada dasarnya berakar dari ajaran Shivaisme. Shakti berasal dari akar kata shak, yang berarti mendapat energi atau kekuatan. Energi ini digunakan untuk membantu pembersihan bathin kita secara efektif dan cepat. Yang termasuk jalan ini misalnya : Tantra, Kundalini Yoga, Shakta-Shiva, dll. Dan termasuk juga jalan-jalan tantra tradisional Bali seperti Aji Pangliyakan, Aji Pangidep Ati, dll. Dalam Shakti Yoga kita akan sering bertemu dan terlibat dengan hal-hal niskala.



Shakti Yoga adalah bagian dari ajaran tingkat tinggi dalam Hinduism. Disebut ajaran tingkat tinggi karena dengan jalan ini kita bisa merealisasi moksha [pembebasan] secara cepat, cukup hanya dalam satu kelahiran ini saja kita bisa moksha. Akan tetapi jalan ini juga penuh resiko kalau dilaksanakan secara sembarangan. Analoginya seperti memakai jalan tol, kita bisa sampai dengan sangat cepat, tapi kalau mengalami kecelakaan juga sangat-sangat berbahaya. Beberapa bagian dalam ajaran di jalan ini juga mungkin aneh atau tidak biasa bagi kebanyakan orang. Sehingga karena dua sebab inilah [berbahaya dan tidak biasa], umumnya Shakti Yoga ini tertutup, diajarkan secara rahasia, dari guru ke murid. Shakti yoga bagus bagi mereka yang sadhana-nya kuat [keterangan tentang sadhana pada Bab II] -bathin dan kesehariannya sudah bersih-, tapi sangat tidak disarankan bagi mereka yang bathin dan kesehariannya masih kotor.

Mengapa jalan ini disebut berbahaya ? Pertama karena kalau salah saat mengaktifkan shakti [energi] ini, efeknya bisa buruk bagi kita [misalnya : mengalami sindrom kundalini]. Dengan catatan resiko ini bisa banyak berkurang kalau bathin dan keseharian kita sudah bersih. Kedua karena godaan shakti [energi] ini sangat besar, banyak sekali orang yang kemudian terjebak kepada memburu dan mengejar kesaktian dan lupa dengan tujuan sebenarnya yaitu merealisasi pembebasan. Bahkan ada yang terbalik, malah menyalahgunakan shakti [energi] ini untuk tujuan menyakiti. Akibatnya kadang di masyarakat kadang ada sebagian kecil pandangan bahwa spiritual itu identik dengan kesaktian, bahwa semakin sakti seseorang semakin tinggi spiritualnya. Hal ini jelas sangat salah, sebab tingginya tingkat spiritual tidak ada kaitannya dengan kesaktian, tapi dengan kebersihan bathin. Orang biasa yang tidak bisa apa-apa, tapi kalau bathinnya sangat bersih, dia adalah praktisi spiritual tingkat tinggi.

Dalam Shakti Yoga, kalau kita berpraktek secara salah, kita bisa mengalami kemerosotan bathin dan bahkan terlahir di alam ashura. Orang yang mendalami ini sadhana-nya dalam keseharian harus sangat sangat kuat, agar bisa terhindar dari kemerosotan bathin. Karena itu para shakta yang memasuki jalan ini biasanya punya disumpah dengan sumpah melaksanakan dharma terlebih dahulu. Dan jalan ini tertutup, dirahasiakan, di Bali disebut sebagai ”aja wera” [tidak boleh diceritakan].

Terkait aspek praktis-ringkas-cepat yang dominan dalam Shakti Yoga, maka hubungan antara guru dan murid menempati bagian yang sangat penting. Seorang murid harus membuktikan tekadnya melalui latihan yang keras dan serius untuk mendapatkan pelajaran dari gurunya. Itulah sebabnya pada sebagian besar praktek Tantra, ajaran tidak diturunkan secara tertulis, melainkan diajarkan lisan dari guru kepada murid.

Sekilas Tentang Yoga Nidra



PENDAHULUAN

Mandukya Upanishad dan Yoga Vasistha menyebutkan ada empat avastha [keadaan sadar], yaitu jagrut [terjaga], svapna [mimpi], sushupti [tidur lelap tanpa mimpi] dan turiya [keadaan sadar ke-empat].

Dalam keadaan terjaga [avastha], disebut vaisvanara, yang berarti berinteraksi dengan "obyek-obyek luar" atau merasakan obyek-obyek material yang kasar. Dalam keadaan bermimpi [svapna], disebut taijasa, yang berinteraksi dengan "obyek-obyek dalam" atau merasakan obyek-obyek halus dari alam pikiran. Dalam keadaan tidur lelap tanpa mimpi [sushupti], disebut prajna, yang penuh ketenangan-kedamaian. Ketiga keadaan sadar ini adalah penyebab dari keberadaan kita di dunia, dalam roda samsara maupun di salah satu Tri Loka. Sedangkan Turiya atau keadaan sadar ke-empat, adalah ketiga-tiganya sekaligus bukan ketiga-tiganya [supta prajnaatmika turya sarvavastha vivarjita]. Semua keadaan sadar dan semua fenomena lebur ke dalamnya. Inilah Brahman, realitas absolut.

PENJELASAN SINGKAT

Ajaran tentang Yoga Nidra ini bersumber dari Upanishad, Yoga Vasistha dan Shiva Tantra. Yoga Nidra berarti ”yoga ketika tidur” atau bisa juga “cara tidur seorang yogi”. Yoga Nidra adalah tetap menjaga kesadaran dan melaksanakan dharma, walaupun dalam keadaan tidur.

Yoga Nidra diperuntukkan bagi sadhaka yang serius. Yang dalam keseharian melaksanakan disiplin spiritual. Pengendalian dirinya sudah mulai bagus, bathinnya cukup tenang-seimbang dan welas asih.

Yoga Nidra berarti tidak hanya dalam keadaan terjaga [jagrut] saja kita menjaga kesadaran, tapi dalam keadaan tidur kita juga menjaga kesadaran. Biasanya kita hanya dalam keadaan terjaga saja menjaga kesadaran bathin kita. Tapi dalam Yoga Nidra, kita meninggalkan keadaan terjaga [jagrut] ini dan memasuki keadaan mimpi [svapna] ataupun tidur lelap tanpa mimpi [sushupti], tapi tetap menjaga kesadaran seperti halnya ketika kita terjaga.

Memulai Yoga

Welas asih dan kebaikan adalah titik berangkat yang terbaik untuk semua jalan yoga. Apapun jalan yoga yang kita rasa paling sesuai untuk diri kita sendiri [bhakti yoga, raja yoga, shakti yoga, dll] kita harus memulainya dengan dasar welas asih dan kebaikan. Karena tanpa pondasi dasar welas asih dan kebaikan kepada semua mahluk, semua jalan yoga bisa menyesatkan dan berbahaya.

>>> BHAKTI YOGA

Kalau kita sering-sering bertengkar dengan orang tua, tidak cocok dengan tetangga, konflik dengan keluarga, suka bikin ribut, suka menyalah-nyalahkan orang lain, serakah, dll, itu pertanda kita "sakit" secara spiritual. Dan obat penyembuhan terbaik di jalan dharma adalah welas asih dan kebaikan kita untuk orang lain dan mahluk lain.

>>> RAJA YOGA - Asana

Sehingga mengawali yoga, kita mulai dengan suatu tekad, kita melaksanakan yoga tidak hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga melaksanakan yoga untuk semua mahluk. Dengan yoga bathin kita menjadi damai, tenang-seimbang dan bahagia, serta kecenderungan negatif kita seperti kemarahan, kebencian, kesombongan, dll, akan jauh berkurang.

Minggu, 10 Juni 2012

meditasi


 MEDITASI


“Berbicara tentang tehnik meditasi, berbagai guru dan pelatih memberikan berbagai nasehat atau masukan yang berbeda. Namun Aku akan memberikan kepada kalian yang paling universal dan bentuk yang paling efektif. Ini adalah langkah yang paling pertama dalam disiplin spiritual. Pertama-tama, tentukan beberapa menit setiap hari untuk melakukan meditasi dan kembangkan terus waktu ketika kalian merasakan kebahagiaan yang kalian dapatkan.



“Gunakanlah waktu untuk meditasi ketika sebelum matahari terbit. Waktu ini adalah lebih baik karena tubuh merasa segar setelah bangun dari tidur, sedangkan siang hari tekanan tugas dan kewajiban akan sulit bagimu untuk melakukannya.
Taruhlah lampu atau sebuah lilin dihadapanmu dengan cahayanya yang terang, kuat dan cemerlang. Duduklah di depan lilin dengan postur bunga padma atau sikap duduk lainnya yang membuatmu nyaman.
Pandanglah pada cahaya lilin selama beberapa waktu dengan lembut, dan pejamkanlah matamu dan coba rasakan cahaya itu ada di dalam dirimu tepatnya diantara kedua alismu. Bawalah cahaya itu turun menuju ke bunga teratai hatimu, dan menyinari jalan yang ditempuhnya. Ketika cahaya itu samapi di hati, bayangkan sekarang kelopak dari bunga teratai hatimu mekar satu per satu, membungkus setiap pikiran, perasaan, dan emosi dalam cahaya dan menghancurkan kegelapan yang ada dalam diri mereka.
Tidak ada ruang bagi kegelapan untuk bersembunyi. Cahaya dari sinar suci itu semakin terang dan cemerlang. Bawalah cahaya itu menyinari anggoat tubuhmu. Sekarang anggota tubuhmu tidak akan pernah lagi terseret dalam kegelapan, tindakan yang jahat dan mencurigakan; anggota tubuhmu menjadi alat dari cahaya dan kasih. Ketika cahaya kasih itu samapai di lidah, maka kebohongan dan dusta hancur darinya.
Bawalah cahaya itu ke mata dan telinga dan hancurkanlah semua keinginan yang menggelapkan yang memenuhi mereka dan menuntun kalian pada pandangan yang jahat dan percakapan yang bersifat kekanak-kanakan. Biarkan kepalamu dipenuhi dengan cahaya dan semua pikiran yang buruk akan melarikan diri.
Bayangkan bahwa cahaya yang ada di dalam dirimu semakin besar. Biarkan cahaya itu menyinari semua yang ada di sekitarmu dan biarkan memancar darimu dalam lingkaran yang semakin besar, menyinari orang-orang yang kalian kasihi, saudara dan kerabat kalian, sahabat dan teman kalian, musuh-musuh saingan kalian, orang yang anda tidak kenal, semua makhluk hidup, seluruh alam semesta.”

sumber ssg medan
http://wacanadharma.blogspot.com

ampuhnya nama Tuhan

ampuhnya nama Tuhan

Belum semua orang menyadari betapa ampuh dan efektifnya praktek mengulang-ulang nama Tuhan. Persyaratan utamanya adalah pikiran, ucapan dan perbuatan yang murni. Nama yang diucapkan melalui lidah haruslah dijadikan sebagai obyek meditasi di dalam batin. Nama yang diucapkan serta yang direnungkan itu haruslah dipuji dengan melalui tepukan tangan. Ketiga bentuk tindakan konsentrasi atas nama Tuhan itu - yang mewakili unity of mind, speech dan action - akan memurnikan hati serta mendorong perasaan bhakti (devotion).

Cinta-kasih merupakan tali-pengikat bagi mereka yang memiliki keyakinan yang sama. Bahkan mereka yang tidak percaya sekalipun haruslah kita cintai dan layani. Cinta-kasih harus termanifestasikan sebagai pelayanan (Seva), yaitu pelayanan kepada mereka yang lapar, hiburan bagi mereka yang sedang bersedih, sakit serta menderita. Yesus mengabdikan kehidupan-Nya dalam pelayanan. Hati yang penuh dengan welas-asih adalah merupakan kuil bagi Tuhan. Yesus mengajarkan kewelas-asihan. Beliau sangat iba terhadap kemiskinan .... Kembangkanlah sifat welas-asih dan hiduplah dalam cinta-kasih. Be Good, do Good and see Good. Inilah jalan untuk menuju kepada Tuhan.
Cinta-kasih menciptakan, memelihara serta mencakupi segalanya. Tanpa adanya cinta-kasih, maka tiada seorangpun yang bisa menyatakan bahwa ia sudah berhasil memahami Tuhan serta hasil karya-karya-Nya, yaitu alam semesta ini. Tuhan adalah cinta-kasih; hiduplah dalam cinta-kasih – inilah petunjuk yang telah diberikan oleh para rishi. Cinta-kasih hanya bisa tumbuh subur di dalam hati yang telah dipersiapkan dengan baik, yaitu hati yang terbebas dari semak-belukar. Untuk mempersiapkannya, maka diperlukan praktek pengulangan nama-nama Tuhan... isilah setiap detik waktumu dengan kekuatan Divine yang dihasilkan melalui pengulangan nama-nama-Nya.


Apabila prinsip tentang cinta-kasih diketahui dan dipraktekkan, maka manusia akan terbebaskan dari rasa khawatir dan takut. Seandainya engkau mengunjungi temanmu di satu kota dan berencana untuk tinggal di sana selama sepuluh hari. Engkau mempunyai sejumlah uang dan takut untuk membawanya ketika berjalan-jalan di kota itu. Jikalau engkau menyerahkan dompetmu agar disimpan oleh temanmu, maka dengan demikian, engkau akan bisa bebas berkeliling ke mana saja tanpa rasa takut bahwa dompetmu akan dicopet ataupun hilang. Nah, dompet tersebut adalah simbolisasi dari cinta-kasih; serahkanlah cinta-kasihmu kepada Tuhan, maka Ia akan membebaskanmu dari rasa takut, khawatir ataupun kegelisahan lainnya.


Dengan berbekal kepercayaan kepada Tuhan, maka engkau akan menjadi semakin yakin terhadap sesamamu. Engkau akan semakin saling mencintai, bertenggang-rasa atau saling bersimpatik atas penderitaan masing-masing dan engkau akan bersama-sama saling berpartisipasi dalam aktivitas pelayanan kepada mereka yang miskin dan tak berdaya. Engkau akan menyadari bahwa Tuhan mencintai semua anak-anak-Nya dan Ia akan mencurahkan rahmat-Nya bagi mereka yang lemah dan terabaikan.
 sai

manfaat berjapa

berjapa 
Japa itu sangat mudah dan sederhana bahkan anak kecil dengan mudah dapat 
melakukannya
Pada awalnya konsentrasikan pikiran kepada suara yang keluar supaya jangan ada 
kesalahan, kekurangan atau kelebihan atau kekeliruan dalam pengucapan, begitu 
pula berjapa dengan tanpa keluar suara jangan sampai salah mantranya, kurang 
lebih atau keliru.
Posisi yang baik adalah duduk tegak seperti orang pranayama, ada juga orang 
berjapa sambil berdiri,berjalan jalan yang penting pikirannya terfokus kepada 
japa mantra itu sendiri. Jadi kalau lihat orang berjalan membawa tasbih sedang 
komat kamit atau tidak keluar suara sama sekali ,ia mungkin  lagi berjapa.
Tidak diperlukan ada gerak tangan seperti mudra dalam berjapa. Santai saja 
pusatkan pikiran kenama suci Tuhan itu.
Tidak perlu perlakuan yang khusus untuk  berjapa karena japa itu penyucian itu 
sendiri 
adalah penyucian itu sendiri.

Pakailah mantra berjapa sesuai dengan petunjuk guru kerohanian anda

Gunakan tulasi atau rudraksa
yang terdiri dari 108 manik japa.atau yg lain

Gunakan ibu jari dan jari tengah kanan saja untuk memutar japa mala. Jangan 
menggunakan jari telunjuk.(ada jga fersi yg lain)

Jumat, 08 Juni 2012

Meditasi Mantra / Japa Mantra (Om Nama Siwaya)


Meditasi Mantra / Japa Mantra (Om Nama Siwaya) 


 (Om Nama Shivaya / Om Nama Sivaya / Om Nama Siwaya) merupakan mantra panca aksara yang secara khusus ditunjukan kepada Shiva / Siva / Siwa salah satu deity dalam mitology Hindu. Secara harfiah arti dari mantra ini adalah : i bow to Shiva. Shiva sendiri memiliki 1008 nama (Sahasranama Shiva) dengan berbagai macam arti.

Menurut buku "The Ancient Power of Sanskrit Mantra and Ceremony Vol 1" karya Thomas Ashley-Farrand mendeskripsikan "Om Namah Shivaya" sebagai mantra yang tidak memiliki arti secara langsung. akan tetapi vibrasi suara yang dihasilkan terkait langsung dengan lima elemen chakra pertama, Bumi, Air, Api, Udara, dan Ether.
Panca aksara :
"Na" : Gross Body ( Annamayakosa )
"Ma" : Pranic Body ( Pranamayakosa )
"Shi / Chi" : Mental Body ( Manomayakosa )
"Va" : Intellectual Body ( Vignanamayakosa )
"Ya" : Blissful Body ( Anandamayakosa )
dan "Om / Aum" di depan merujuk kepada "the Soul or Life within" ( Sumber Kehidupan )

Meditasi mantra / Japa yoga dengan mantra ini dapat dilakukan siapa saja. Biasanya dilakukan sebanyak 108x atau 1 putaran rudraksha. Pengulangan mantra dilakukan dengan penuh keyakinan dan kebijaksanaan, bisa juga dengan membayangkan / memvisualisasikan image Shiva dalam pikiran sembari terus mengulang menyanyikan mantra ini dalam hati.

Semoga dengan mengikatkan pikiran kita pada mantra ini kita mendapat vibrasi spiritual setelah melakukan japa dengan mantra ini.

Aum Nama Sivaya


Makna dari mantra Namah Shivaya dijelaskan oleh Satguru Sivaya Subramuniyaswami:

Namah Śivāya adalah mantra suci Siva, tercatat di dalam Veda dan diuraikan dalam agama Shiva.

Na adalah anugerah Tuhan, Ma dunia, Si singkatan dari Siva, Va mengungkapkan rahmat-Nya, Ya adalah jiwa. juga terdiri dari Lima unsur, yang diwujudkan dalam formula doa ini. Na adalah bumi,Ma adalah air, Si adalah api, VA adalah udara, dan "Ya" adalah eter, atau Ākāśa. Banyak makna-maknanya.


Namah Śivaya memiliki kekuasaan seperti itu, setiap intonasi dan suku kata ini menuai pahala sendiri dalam menyelamatkan jiwa dari perbudakan dari pikiran dan untuk menghadapi dirinya sendiri dan melihat kebodohan. Beberapa orang bijak mengatakan mantra adalah tindakan, bahwa mantra adalah kasih dan bahwa pengulangan mantra menimbulkan kebijaksanaan diri.

Natchintanai suci menyatakan, "Namah Śivāya adalah kebenaran agama dan Veda. Namah Śivāya mewakili semua mantra dan Tantra. Namah Śivaya adalah jiwa kita, tubuh kita dan harta benda. Namah Śivāya telah menjadi keyakinan memberi perlindungan.

Buku The Power of Sansekerta Kuno Mantra dan Upacara, Volume I mendefinisikan Om Namah Shivaya sebagai:

"Mantra ini tidak memiliki terjemahan perkiraan. Suara yang terkait langsung dengan prinsip-prinsip yang mengatur masing-masing dari enam pertama chakra pada tulang belakang ... bumi, air, api, udara, eter. Perhatikan bahwa hal ini tidak merujuk pada chakra sendiri yang memiliki seperangkat berbeda benih suara, melainkan prinsip-prinsip yang mengatur chakra mereka di tempatnya. yang sangat kasar, non-terjemahan harfiah bisa berupa sesuatu seperti, 'Om dan salam kepada apa yang aku mampu menjadi. " Mantra ini akan mulai satu keluar di jalan pengembangan halus pencapaian spiritual. Ini adalah permulaan di jalan Siddha Yoga, atau Yoga Kesempurnaan Kendaraan Ilahi. "

"Na" mengacu pada Badan Bruto (annamayakosa), "Ma" mengacu pada Badan Prana (pranamayakosa), "Shi" atau "Chi" mengacu pada Badan Mental (manonmayakosa), "Va" mengacu pada Badan Intelektual (vignanamayakosa) dan " ya "mengacu pada bahagia Body (anandamayakosa) dan" M "atau" diam "di luar suku kata ini mengacu pada Jiwa dalam hidup.
Om Shanti-Shanti-Shanti Om




Ganesha Japa Mantra

Ganesha

Ganesha merupakan dewa penghalau kegelapan yang disimbolkan dalam bentuk arca; (lihat tangannya ada mokshala, ada angkush, ada modaka, ada abhaya mudra) dan untuk menstanakan, sebaiknya menghadap pemedalan rumah sedangkan upakaranya / yadnya (waktu yang pernah saya lakukan, tidak jauh berbeda dengan yang kita lakukan di Bali pada umumnya;).
Dalam ritual seperti Ganesha Chturthi, ritualnya juga sederhana, mantram Om ganapata ye namaha, Shree Grurbhyo NamaH Hari Om...Gananam tvam Ganapatigum hava mahe; kavin-kavina upamasrahastanam; srhnvan nutibhisi dasadhanam; prano devi sarasvaty vajebhir vajenivati dinama vaitravastu; ganehsa ya namaha, sarasvaty ya namaha, shree guru bhyo namaha hari Om...om vakratunda mahakaya; sooryakhoti samaprabha; nirvighnam kurume devam; sarva karyesu sarvadam.....
.......... dikutip dari komentar dari photo forum diskusi hindu nusantara (ref)

Japa Mantra Ganesha
Ref, Dokumen Mantra-Mantra Gaib Ganesha
Berikut adalah beberapa syarat dalam melakukan japa mantra Ganesha :
  • Mandi yang bersih terlebih dahulu, termasuk membersihkan paha dan kaki
  • Membaca mantra dengan sepenuh hati, minimum 108 kali (pergunakan tasbeh). Pengucapannya boleh dalam hati atau dengan mengeluarkan suara.
  • Jika ingin yang paling serius, pembacaan/pengucapan mantra dilakukan selama 48 hari berturut-turut secara kontinu. Usahakan di tempat dan waktu yang sama.
  • Tujuan yang terbaik dengan mantra adalah untuk menolong manusia lain/pribadi sendiri.
  • Jangan bertujuan buruk kepada manusia lain, akan kena diri sendiri.

Meditasi Yoga Kanda Pat

Meditasi Yoga Kanda Pat ( Yoga & Healing),... Guru Made Sumantra.

 

oleh Guru Made Sumantra pada 24 Mei 2012 pukul 16:47 ·

MEDITASI KANDA PAT ( mantra-mantra)
Semua kitab-kitab kanda pat sudah pasti berisi banyak sekali

mantra-mantra. Mulai dari mantra mandi, makan, bepergian, bekerja,

hingga kembali pulang ke rumah dan tidur semua ada mantranya.
Dengan mengucapkan mantra tertentu di harapkan seseorang dapat
melindungi dirinya dari segala mara bahaya dan berbagai
ganngguan lainnya.
Mantra juga berfungsi untuk membebaskan diri dari serangan berbagai penyakit, baik yg bersifat phisik maupun
kejiwaan (mental). Mantra kalau di ucapkan dengan keyakinan dan
penghayatan serta penjiwaan yang sangat tinggi akan
membangkitkan suatu gaib, yang kita sebut dengan Kesaktian atau
Kesidian. Kesaktian ini yang akan bekerja lewat pikiran. Melalui pikiran,
kesaktian itu di arahkan kepada yang di tuju. Yaitu untuk tujuan
pengobatan atau pencegahan suatu penyakit, tolak bala, menolak
guna-guna serta segala sesuatu yang sifatnya negative. Mantra
yang diucapkan dengan penghayatan dan dengan kesadaran yang
tinggi, bias membuat “api” menjadi “air” artinya org yg dikuasai amarah bias menjadi reda dan menjadi sadar. Penyakit
kembali ke tempatnya. Semua menjadi anugrah. Semua senjata tidak
akan mengena atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, bahkan
racunpun akan kehilangan kekuatan bisanya, tanah dan pohon
angker menjadi netral atau tawar. Supaya tidak ada godaan dan cobaan ketika kita melakukan meditasi,

Kamis, 07 Juni 2012

Japa Mantra Om Namah Kleem Krishnaya

   "Om Namah Kleem Krishnaya"

Memecahkan semua masalah pemuja dan melimpahkan dia dengan kekayaan dan kemakmuran

Om Namo Bhagavate Vasudevaya"
Om Namo Bhagavate Vasudevaya"

Mantra Dewa Wisnu Setiap hal di dunia ini mungkin dengan memuja penguasa Wisnu, yang menopang hidup di dunia.. Memikat mantra ini menghemat pemuja dari banyak masalah.. Ini melimpahkan fakir dengan dll kemakmuran, kekayaan perdamaian

Japa mantra Om Namah Sri Maha Ganapataye

                                            
                                     "Om Namah Sri Maha Ganapataye"

Mantra gajah menuju TUHAN(Ganeshji). Sebuah remover dari segala rintangan dan menganugerahkan kesuksesan.

Japa Mantra Om Namah Sri Durgaya



        

                                                         "Om Namah Sri Durgaya"


Dewi Laksmi, Saraswati dan kali.
Mantra ini adalah mantra untuk menyembah Dewi Durga berupa gabungan dari kekuatan Lakshmi, Saraswati dan Kali. Dengan mengulang-ulang mantra dengan penuh akan memikat ini semua fisik, mental, masalah ekonomi diselesaikan.

Gayatri Matram




Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat.




Artinya:
O cahaya bersinar yang telah melahirkan semua loka atau dunia kesadaran, O Tuhan yang muncul melalui sinarnya matahari sinarilah budi kami.

Arti Persuku kata dalam Mantram Gayatri

Aum = Brahma ;
bhoor = embodiment of vital spiritual energy/perwujudan penting rohani energi;
bhuwah = destroyer of sufferings/pelebur penderitaan ;
swaha = embodiment of happiness/perwujudan kebahagiaan ;
tat = that/itu ;
savitur = bright like sun/bersinar seperti cahaya matahari ;
varenyam = best choicest/Pilihan Terbaik;
bhargo = Pelebur Dosa ;
devasya = divine/Ilahi ;
these first nine words describe the glory of God
dheemahi = may imbibe/mencamkan ; pertains to meditation
dhiyo = intellect ;
yo = who/yang ;
naha = our/kita ;
prachodayat = may inspire/ispirasi!
"dhiyo yo na prachodayat" adalah berdoa kepada Brahman/Tuhan


Inilah makna dari mantra yang memiliki semua bija-mantra yang kesemuanya melambangkan dari kekuasaan Brahman dalam cahaya suciNya. Om melambangkan Tuhan, Bhur mewakili bumi, Bhuvah melingkupi semua bagian dari daerahnya dewata-dewata dan setengah dewata sampai kepada matahari. Sedangkan Svah mewakili dimensi alam ketiga yang diketahui dengan nama svargaloka dan semua loka-loka yang cemerlang dia atasnya.

Gayatri mantra ini mempunyai getaran sangat kuat sehingga seseorang dalam pencaran rohaninya apabila tulus mengucapkan Gayatri mantra ini akan membawa
kepada pencerahan bathin. Banyak buku yang mengulas bagaimana kehebatan dari Gayatri mantram tersebut, namun tidak ada guru yang bisa memberikan pelajaran secara sistematis sehingga tidak ada pegangan yang kuat bagi murid-murid untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi.

Gayatri mantram pada dasarnya bekerja secara otomatis dalam kesadaran rohani manusia. Ini di sebabkan mantram tersebut mewakili dari setiap elemen dasar
manusia dan alam.

Manusia memiliki tiga bagian badan yaitu badan fisik, badan energy (aura atau cahaya) dan badan roh (atma) ketiga bagian badan ini saling terkait satu sama
lainnya. Badan fisik berhubungan dengan napas dan prana, dan badan roh berhubungan dengan kesadaran Brahman.

Dijaman yang serba tidak pasti ini, banyak sekali bermunculan suatu masalah dalam kehidupan seperti contoh agama, ekonomi, sosial dan lain-lain dan yang
lebih parah lagi adalah banyaknya kasus penyakit. Tidak bisa disangkal lagi bahwa jaman ini materi menjadi tujuan yang paling utama, karena materi bagi seseorang menjajanjikan sebuah kebahagiaan.

Karena pencitraan yang sangat kuat ini, banyak orang pada jaman sekarang melakukan perbuatan yang berorientasi pada harta, segala cara pun dilakukan
asalkan terpenuhi nafsunya serta ambisinya. Tidak di dunia ekonomi saja terjadi seperti itu, di dunia energy pun banyak orang menggunakan kekuatan mistik
hitam untuk mencelakai secara halus, ini terlepas dari percaya atau tidak dengan hal ilmu hitam. Banyak bermunculan duku-dukun serta paranormal yang
menjajanjikan serta menjual berbagai macam kebolehan serta asesories untuk kedigjayaan atau kesaktian. Apabila tidak kuat iman, bisa dipastikan jaman
sekarang akan menjadi budak dari sekian pencitraan yang mencekam dalam kehidupan ini.

Lalu haruskah kita lari dari kehidupan ini dan mengasingkan diri untuk pergi ke hutan atau gua dan apakah kita mengambil jalan singkat bunuh diri?
Kedua-duanya adalah jalan yang konyol, kita harus menghadapi gelombang badai tersebut, namun dengan cara yang sangat halus serta bijak.

Apa yang disebut dengan suara karena kita mempunyai otak serta indra mata. Anadaikan saja seseorang buta dan tuli sejak lahir pasti baginya dunia ini tidak
ada, inilah yang disebut dengan ikatan indra dengan alam sementa. Untuk bisa terhindar dari masalah tersebut, tidada jalan lain kecuali mencari masalah
itu jauh ke dalam hati dan pikiran sebab di sanalah kemelut itu bercokol.

MEDITASI DENGAN GAYATRI MANTRA

Sudah dikatakan Gayatri mantram mempunyai vibrasi sangat kuat terhadap otak dan batin asalkan tahu bagaimana cara menggunakan mantra tersebut. Meditasi
pada hakekatnya berhubungan dengan pikiran, kesadaran, serta spirit dan sangat dibutuhkan guru yang khusus. Apabila anda ingin menjadikan Gayatri Mantra sebagai bagian dari meditasi anda harus melakukan puasa putih(tanpa garam, dan tidak minum susu) selama dua hari untuk memohon berkat kepada Maha Dewi.

Lakukan puasa mulai hari Rabu (pagi) sampai Jumat (pagi) hanya makan nasi putih dan air putih saja dan lakukan puja Gayatri setiap pagi menghadap matahari
terbit, siang hari, dan malam hari. Dalam mengucapkan Gayatri mantra enam kali untuk pagi hari, empat kali untuk siang hari, dan dua puluh sembilan kali untuk
malam hari. Lakukan puasa dan puja Gayatri dengan ketulusan hati jangan memohon suatu daya-daya sakti tertentu sebab belum tentu keinginan anda akan
terpenuhi. Setelah melakukan puasa dan puja gayatri selama dua hari barulah anda di perkenankan untuk melakukan meditasi ternadap Gayatri mantra sebab api spirit anda sudah menyala.

Tambahan:
Dalam penjelasannya puasa putih ini dapat dilakukan sehari saja tapi harus pada hari kelahirannya. Misalnya lahir hari Senen, maka puasa dilakukan pada Senen pagi hingga Selasa pagi.

TEORI MEDITASI

Sebelum meditasi cucilah muka, tangan, serta kaki, atau anda mandi untuk membersihkan badan dari kotoran sekaligus membuat badan menjadi segar. Duduklah dengan memakai alas dari kain, tikar, atau selimut, posisi punggung tegak lurus dan tangan diletakkan dipangkuan dalam posisi relek. Pejamkan mata, serta tenangkan pikiran berberapa detik, setelah itu ucapkan mantra "

OM Bhur, OM Bhuvah, OM Svah"

ucapkan dengan suara lambat serta santai jangan tergesa-gesa sebanyak lima
kali, ini bertujuan untuk membersihkan lapisan pikiran.

Pada saat mengucapkan mantra ini arahkan pikiran pada mantra dan suara bukan pada bayangan pikiran. Setelah baca mantra selesai tutuplah mulut serta tenangkan pikiran lalu ucapkan Gayatri mantram

" OM Bhur, Bhuvah, Svah, tat savitur varenyam, bhargo devasya
dimahi, dhiyo yo nah pracodayat"

dengan lambat dan tenang di dalam hati. Arahkan pikiran serta getaran suara mantra pada jantung, anda cukup meniatkan saja bukan membayangkan.

Meditasi dengan Gayatri mantram sangat efektif untuk berbagai macam keperluan seperti melindungi diri dari energy negatif, kecantikan, kekuatan batin, kecerdasan
dan lain-lain. Kekuatan Gayatri mantra tidak bisa berfungsi apabila disertai niat kurang baik. Meditasi Gayatri mantra apabila dilakukan dengan baik serta
tulus akan banyak muncul keajaiban-keajaiban yang tidak bisa kita sangka. Gayatri mantra bukan bekerja pada maksud si meditator namun, karunia, energy,
rahmat, dari Maha Devi Gayatri yang berhak menentukan. Bagaikan mobil, sang supirlah yang tahu kemana tujuan dari mobil itu, bukan tujuan dari mobil tersebut yang dituruti sang supir.

Energy Gayatri masuk dari ubun-ubun melalui tulang belakang serta menyebar keseluruh tubuh fisik, tubuh energy, dan atma. Banyak guru-guru suci yang tercerahkan mengatakan "pencerahan akan kalian dapatkan pada Gayatri mantra. Pada jaman kali yuga ini tiada yang mampu melepaskan lapisan kekotoran pikiran
selain getaran halus dari Gayatri mantra.

TIPS

Apa bila anda merasa ada sakit yang disebabkan oleh ulah niat jahat seseorang, dan kalau percaya dengan hal ini anda bisa menggunakan cara berikut ini. Sediakan air bersih , higienis, untuk diminum, lalu jemurlah air tersebut pada cahaya matahari serta cahaya bulan di malam hari. Setelah air tersebut dijemur oleh kedua unsur cahaya tersebut berdoalah pada Tuhan sambil membaca Gayatri mantram 11 kali, setiap habis membaca gayatri mantram tiupkan nafas anda pada air tersebut. Air tersebut bisa diminum atau dipakai campuran obat, mandi dan lain-lainnya. Dengan kekuatan ini segala macam bentuk energy jahat dari seseorang akan hancur oleh kekuatan dari mantra tersebut, hal ini sering terbutkti di daerah-daaerah terpencil. Ada banyak lagi cara-cara yang bisa dijadikan renungan, betapa Gayatri mantra mempu untuk menghadapi dilema dalam hidup ini.

sumber:: http://1008pura.blogspot.com